.:: Soe’s Poem ::.

Rabu, 03 Desember 2008

Ada orang yang menghabiskan waktunya berziarah ke mekkah...
Ada orang yang menghabiskan waktunya berjudi di Miraza...
Tapi aku ingin habiskan waktuku disisimu sayangku...
Bicara tentang anjing-anjing kita yang nakal dan lucu..
atau tentang bunga-bunga yang manis di lembah pandalawangi..
Ada serdadu-serdadu amerika yang mati kena bom didanau...
Ada bayi-bayi yang mati lapar di biafa...
Tapi aku ingin mati disisimu manisku...
Setelah kita bosan hidup dan terus bertanya-tanya...
Tentang tujuan hidup yang tak satu setanpun tahu...
Mari sini sayangku...
Kalian yang pernah mesra, yang pernah baik dan simpati padaku...
Tegaklah kelangit luas... atau awan yang mendung..
Kita tak pernah menanamkan apa-apa..
Kita takkan pernah kehilangan apa-apa..
Nasib terbaik adalah tidak pernah dilahirkan...
yang kedua dilahirkan tapi mati muda...
dan yang tersial adalah berumur tua...
Berbahagialah mereka yang mati muda...
Makhluk kecil...
kembalilah dari tiada ke tiada...
Berbahagialah dalam ketiadaanmu...

.:: Lembah Pandalawangi ::.

Pada satu ketika yang telah lama kita ketahui...
Apakah kau masih selembut dahulu...
Memintaku minum susu dan tidur yang lelap...
Sambil membetulkan letak leher kemejaku...
Kabut tipispun turun pelan-pelan dilembah kasih…lembah pandalawangi...
Kau dan aku tegak berdiri melihat hutan-hutan yang menjadi suram..
Meresapi belaian angin yang menjadi dingin...
Apakah kau masih akan membelaiku semesra dahulu...
Ketika kudekap.. kau dekapan lebih mesra... lebih dekat...
Apakah kau masih akan berkata.. "Kudengar detak jantungmu..."
Kita begitu berbeda dalam semua.. kecuali dalam cinta...
Bagiku sendiri politik adalah barang yang paling kotor..
lumpur yang kotor...
Tapi suatu saat dimana kita tidak dapat menghindarkan diri lagi... maka terjunlah...

.:: Kembali pulanG ::.

Sabtu, 25 Oktober 2008

Tak terasa tiba saatnya aku untuk kembali pulang kekota tempatku dilahirkan..dan meninggalkan kota Malang setidaknya untuk saat ini. Entah untuk beberapa saat ada perasaan sedih mengerayapi hatiku, kota Surabaya yang panas akan jadi tempat persinggahanku untuk sementara waktu..yah..sementara karena aku sudah yakin bahwa sepertinya aku tidak akan bertahan lama tinggal di kota panas itu. Meski aku lahir disana..tapi lebih dari separuh usiaku aku tinggal di kota lain, kota yang lebih tenang dan nyaman..setidaknya bagiku.

Kota Malang adalah kota ketiga yang kusinggahi sebagai tempatku berproses dan menempa diri, aku banyak menemukan kegagalan disini, tapi di kota ini juga muncul berbagai semangat..untuk bertahan dan untuk selalu memperbaiki diri.. Kuakui bukan hal yang mudah, terutama di akhir2 studiku belajar di universitas..dimana aku sudah mulai terlepas dari beberapa amanah, dimana aku harus memaknai keberadaan diriku sendiri.. Kutemukan banyak realitas yang pahit, harus kuhadapi lingkungan yang baru yang selama ini belum kukenal dan apalagi menyentuhnya. Sebelumnya memang aku lebih disibukkan oleh kuliahku dan berbagai kegiatan organisasi..
Tapi ternyata dari situ aku belajar banyak hal juga yang sangat berharga bagiku.

Aku selalu heran setiap kali melihat teman kos yang selalu pulang setiap minggu sekali. Kufikir apa enaknya sering pulang? Mungkin karena aku telah terbiasa hidup jauh dari rumah sejak aku lulus SD, aku terbiasa mandiri, menyelesaikan semuanya tanpa bantuan dari orang tua, problem masa remajaku, caraku mengambil keputusan, bergaul, mengatasi kesedihan, emosi, dll semuanya nyaris kupelajari sendiri. Aku baru sadar sekarang...klo sudah lama sekali aku nggak merasa kangen rumah..sejak nenek dari ibu meninggal dunia pada saat semester III kuliah. Kesedihan luar biasa yang pernah kurasakan kehilangan seseorang yang luar biasa berarti dalam masa kecil dan remajaku..karena sejak aku masih bayi, kesibukan ayah dan ibu membuatku harus berada dalam asuhan nenek, dan kurasakan kasih sayang yang luar biasa hebat saat itu..meski aku merasa aku dibedakan dari cucu nenek yang lain.. dan saat saat itu benar benar kuhargai, betapa kangennya aku sama nenek waktu aku harus berada jauh di pesantren, begitu juga pada saat aku harus kuliah.. nenek selalu jadi seseorang pertama yang kukangeni sebelum ayah ibu..
Aahh... ternyata sudah lama aku ga' pernah kangen lagi sama rumah.. tapi sekarang.. aku kangen Ibu Ayah.. dan semua keluargaku..

Aku akan pulang ^_^ dan rumah akan menjadi tempat yang paling nyaman bagiku karena disana aku akan aman.. dari setiap hal yang tidak boleh terjadi padaku..dan setiap orang.. karena memang sudah seharusnya rumah kita menjadi tempat yang paling nyaman buat kita.
Tapi aku akan tetap merindukan teman, sahabat, dan setiap memory yang terukir dalam..
Semoga aku bisa datang kembali dengan keadaan yang jauh lebih baik dari sekarang Amin.
^_^